FRIHOSTFORUMSSEARCHFAQTOSBLOGSCOMPETITIONS
You are invited to Log in or Register a free Frihost Account!

Pelihara yang lima sebellum datang yang lima




Pelihara yang lima sebelum datang yang lima
Oleh : Fauziah Sul.

Rasulullah SAW telah bersabda : “ Peliharalah yang lima sebelum datang yang lima “ Yaitu:
1. Peliharalah masa mudamu sebelum datang masa tuamu
2. Peliharalah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu.
3. Peliharalah masa kayamu sebelum datang masa ,miskinmu.
4. Peliharalah masa senggangmu sebelum datang masa sempitmu.
5. Peliharalah masa hidupmu sebelum datang masa kematianmu.
Hadits Riwayat Muslim.

Begitulah Rasulullah SAW membimbing umatnya agar umatnya selamat dalam mengharungi kehidupannya, baik dalam kehidupan dunianya dan baik pula dalam kehidupan akhiratnya. Rasulullah SAW juga mengajarkan do’a kepada kita yang artinya : “Ya Tuhan kami ; berikanlah kepada kami kebahagiaan hidup didunia dan kebahagiaan hidup diakhirat dan jauhkanlah kami dari azab neraka”.Sungguh begitu besar perhatian Rasulullah kepada umatnya namun saat sekarang ini orang yang mengaku sebagai umatnya, tapi tidak menghiraukan nasehat Rasulullah ini.

1. Rasulullah mengingatkan kita agar memelihara masa muda sebelum datang masa tua. Masa muda adalah masa yang cemerlang kalau kita mau mengikuti nasehat Rasulullah, karena dalam masa muda itu seseorang masih kuat penuh potensi. kalau seseorang memelihara masa mudanya, maka dia akan rajin belajar menggali berbagai bidang ilmu terutama ilmu agama ( syari’at ), dia manfaatkan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat, bukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, apalagi untuk berhura-hura. Kalau kita lihat kehidupan remaja masa kini, sudah jauh dari tuntunan Rasulullah ini, tapi tentu tidak semua. Diantara mereka banyak yang menjadi korban narkoba, pergaulan bebas tidak ada batas antara wanita dan laki-laki, bahkan sering terjadi tawuran antar kelompok pelajar, tawuran antar geng dan lain-lain. Para remaja sebenarnya adalah merupakan kader masa depan, karena tidak ada orang yang muda terus. Merekalah sebagai generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan generasi tua yang sudah pensiun. Tapi karena para remaja tidak mengikuti nasehat Rasulullah ini dari generasi kegenerasi maka kita melihat akibatnya sekarang ini , tentu tidak terlepas dari peran orang tua dalam membimbingnya. Bila para remaja bisa memelihara masa mudanya dari generasi kegenerasi, bila merela sudah tua pula mereka akan dapat membimbing generasi sesudahnya kearah yang lebih baik, demikian pula selanjutnya dan tentu kita saat ini akan menyaksikan generasi yang rukun damai, negeri yang Baldhatun Tayyibatun wa Rabbun Ghafuur.

2. Peliharalah masa sehat sebelum datang masa sakit. Masa sehat adalah masa yang sangat potensial, kita bisa menikmati segala sesuatu, makan terasa enak, bisa belajar dengan nyaman, bisa bekerja dengan gembira , bisa menikmati apa saja dilingkungan kita. Tetapi karena kita tidak bisa memelihara masa sehat, kita mengikuti apa saja menurut kemauan hawa nafsu, karena tidak adanya iman maka sering kita terjerumus kepada hal yang tercela misalnya seseorang tidak segan-segan mengikuti temannya yang suka mabuk-mabuk, mengkonsumsi miras. Akibatnya kesehatannya akan terganggu, sering sakit-sakittan, bukan saja akan merusak organ tubuhnya , bahkan juga akan merusak ketahanan jiwanya dan merusak akhlaknya apalagi kalau sudah kecanduan, akan merusak keluarga dan lingkungan. Untuk menjadi sehat kita harus mengkonsumsi makanan yang halal lagi thayyib. sebagaimana firman Allah dalam surat 2/168 : yang

artinya :
“ Wahai manusia makanlah olehmu apa yang ada dibumi makanan yang halal lagi thayyib ( baik ), dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan, karena setan itu musuh yang nyata bagimu.

Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa kita harus memilih makanan yang halal lagi baik untuk dikonsumsi keluarga kita, halal zatnya dan halal cara memperolehnya, misalnya jeruk halal zatnya tapi kalau jeruk itu hasil curian maka jeruk itu adalah makanan yang haram. Thayyib artinya makanan yang empat sehat lima sempurna. makanan yang kaya nutrisi sehingga dapat membangun tubuh kita menjadi kuat dan sehat , sehat jasmaninya dan sehat pula rohaninya .

3. Peliharalah masa kaya sebelum datang masa miskin. Masa kaya harus kita pelihara dengan mensyukuri ni’mat yang telah diberikan Allah kepada kita. dengan memelihara hubungan secara vertikal dengan Sang Pencipta yang memberi ni’mat, begitu juga memelihara hubumangan secara horizontal kepada sesama. Simak firman Allah dalam surat 14/7


yang artinya : “ Ingatlah waktu Tuhanmu mengumumkan ; sungguh jika kamu mensyhkuri ni’matku, niscaya akan kutambah ni’matku kepadamu, tapi kalau kamu kufur ( tidak mensyukuri ) , tunggulah azabku sangat pedih “. Sebagai tanda syukur kepada Allah, dia akan mengeluarkan zakat hartanya, bahwa dalam hartanya itu ada hak orang lain yang harus dibagikannya kepada musytahiqnya, dia sangat peduli kepada keluarga, lingkungannya dan masyarakatnya. Tapi kalau tidak peduli, tidak bersyukur kepada Allah, maka azab Allah yang akan datang dia akan bangkrut dan jatuh miskin.

4.Peliharalah masa lapang sebelum datang masa sempit, artinya pandai-pandailah dalam mengatur waktu, jangan sampai menunda-nunda pekerjaan. Pekerjaan hari ini jangan ditunda sampai besok, lusa dan seterusnya, karena kalau pekerjaan sering ditunda-tunda , maka pekerjaan itu akan menumpuk, sehari dua hari, seminggu, sebulan, dan akhinya pekerjaan itu tidak tahu lagi mana yang harus diprioritaskan . Maka datanglah masa sempit, waktu yang sangat sempit sekali untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, sehingga tidak sempat lagi untuk berpikir jernih, akibatnya kita tudak bisa menyelesaikannya dengan baik, dan hasilnya juga tentu tidak baik.

5.Peliharalah masa hidup sebelum datang masa kematian. Masa hidup adalah masa untuk berjuang, berjuang untuk kehidupan didunia dan kehidupan akhirat, berjuang untuk ma’isyah mencari rezki yang halal lagi thayyib, berjuang untuk menimba berbagai ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama, karena tanpa ma’isyah (berusaha dan bekerja ) serta tampa ilmu, seseorang tidak bisa sukses dalam kehidupan baik kehidupan didunia maupun kehidupan diakhirat. Untuk bisa sukses dalam kehidupan didunia dia harus tahu ilmunya begitu juga agar sukses dalam kehidupan akhirat harus dengan ilmunya. Kehidupan dunia adalah jembatan menuju akhirat. Selagi hidup pupuk dan siramlah iman yang sudah ada dengan menimba ilmu agama, jangan biarkan iman itu gersang, bagaikan pohon bila tidak dipupuk dan disiram,dia akan layu dan mati atau hidup segan mati tak mau. Kalau pohon mati masih bisa dipakai untuk kayu bakar, tapi kalau iman kita yang sudah mati seseorang tidak bisa meraih kebahagiaan diakhirat. Simak firman Allah dalam surat 103/1-3 yang berbunyi :


.
Artinya :1. “ Demi masa

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian


3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”.


Tampa iman seseorang tidak bisa meraih keberhasilan . Keimanan saja juga belum cukup, tampa diiringi dengan amal shaleh dan saling menasehati tentang kebenaran dan dengan kesabaran.

Demikianlah nasehat Rasulullah SAW kepada kita semua , semoga kita dapat mengikutinya untuk kebahagiaan kita dalam meraih kebahagiaan hidup didunia dan kebahagiaan hidup kita diakhirat. Wallahu a’lam bishshawaab.


Bekasi Kamis 12 mei 2011 10 00.
[img][/img][img][/img]



0 blog comments below




FRIHOST HOME | FAQ | TOS | ABOUT US | CONTACT US | SITE MAP
© 2005-2011 Frihost, forums powered by phpBB.